Jumat, 12 Maret 2010

SAFETY RIDING SAAT MUSIM HUJAN

Musim hujan telah tiba, untuk para pengendara motor saya mempunyai tips yang sangat berguna untuk berkendara yang aman di saat musim hujan.

1. BAN BOTAK. Jangan sampai menggunakan ban yang sudah botak, teliti kedalaman alur kembang ban, jika sudah kurang dari 2mm sebaiknya cepat diganti. Beli ban baru yang yang berprofil soft (lunak), jangan membeli yang hard (keras) supaya tidak mudah selip, dan hindari pula membeli ban yang berprofil slick, karena sangat beresiko tinggi untuk berkendara di saat musim hujan seperti sekarang ini.
2. KURANGI TEKANAN BAN. Supaya ban tidak mudah selip saat melibas jalanan becek, sebaiknya kurangi tekanan ban antara 3 – 5 psi. Makin kempis maka permukaan ban yang menempel ke permukaan jalan akan semakin banyak, dan akan membuat lebih stabil.
3. CEK SISTEM PENGEREMAN. Baik yang menggunakan rem tromol maupun rem cakram pasti akan kena rembesan air hujan. Caranya tekan tuas rem setengah sambil berjalan perlahan beberapa saat, gesekan rem akan menghilangkan air yang berada di dalam kampas rem. Namun jika tidak berpengaruh, itu tandanya harus mengganti kampas rem. Rem sangat penting bagi pengendara motor, bagian yang sangat vital, jika rem tidak bisa berfungsi dengan baik maka akan sangat berbahaya bagi pengendara motor.
4. PAKAI JAS HUJAN. Jenis jas hujan ada 2, model ponco dan model baju celana. Saya sarankan sebaiknya gunakan model baju celana, karena dapat menutupi seluruh badan dengan maksimal dari air hujan.
5. NYALAKAN LAMPU DEPAN. Saat hujan, pastinya jarak pandang sangat terbatas. Supaya menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sangat diajurkan untuk menyalakan lampu motor anda.
6. KACA HELM. Tembakau rokok tidak selamanya berdampak negatif, namun dapat berguna juga untuk kaca helm, baik helm half face maupun helm full face. Saat hujan pasti kaca helm akan mengembun, karena perbedaan suhu diluar dan didalam helm. Jika tidak memungkinkan untuk membuka setengah kaca helm, bisa anda taburkan tembakau rokok keseluruh permukaan kaca helm, dijamin air yang mengenai kaca helm tidak akan mengumpul dan mengembun.
7. BANJIR. Jika sudah tidak bisa memutar balik ataupun tidak ada jalan alternativ lain, sebelum memaksakan diri untuk menerjang genangan banjir sebaiknya anda memperkirakan ketinggian genangan banjir, apakah aman untuk anda terjang atau tidak. Ukur kendaraan di depan, jika ketinggian genangan banjir sampai menutupi mesin dan knalpot, jangan memaksakan diri untuk terus menerjang genangan banjir. Jika anda tetap memaksakan diri untuk menerjang banjir, usahakan gas anda tahan tetap di putaran dengan gir gigi satu, dan usahakan kecepatan rendah dan konstam, agar air tidak masuk knalpot yang bisa menyebabkan mesin mogok.

Selamat mencoba & semoga bermanfaat.

[MUHAMMAD RIZAL ”CRIBO RASTA”]

0 komentar:

Poskan Komentar